Bangkit Bersatu di Kongres PWI Pusat: Harapan Baru bagi Insan Pers Indonesia

Bangkit Bersatu di Kongres PWI Pusat: Harapan Baru bagi Insan Pers Indonesia

CIKARANG, PRONews5.com Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat 2025 yang digelar di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi momentum penting bagi insan pers nasional. Mengusung tema “Bangkit Bersatu”, kongres ini menegaskan semangat kolektif untuk menghidupkan kembali marwah pers yang profesional, independen, dan solid dalam menghadapi tantangan era digital serta intervensi politik dan ekonomi.

Kongres berlangsung di BPPTIK Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jl. Sekolah Hijau, Jababeka Raya No.2, Cikarang Utara, Bekasi. Dari Sulawesi Utara, hadir Plt Ketua PWI Sulut Vanny Loupatty, Sekretaris Ardison Kalumata, dan Wakil Ketua Adrianus R. Pusungunaung.

“Bangkit” dimaknai sebagai komitmen wartawan Indonesia untuk keluar dari keterpurukan, menyelesaikan konflik internal, serta menata organisasi lebih kuat. Sementara “Bersatu” menjadi simbol persaudaraan, solidaritas, dan penyatuan langkah di bawah payung PWI sebagai organisasi profesi terbesar di Tanah Air.

[bacajuga berdasarkan="tag" mulaipos="1" judul="Baca Juga: "]

“Kongres ini bukan hanya soal memilih ketua umum, tetapi ajang menyatukan kembali kekuatan pers Indonesia. Bangkit Bersatu adalah panggilan untuk menjaga independensi, profesionalisme, dan keberanian wartawan,” ungkap salah satu peserta asal Sulawesi Utara.

Dengan semangat Bangkit Bersatu, insan pers berharap lahirnya kepemimpinan PWI yang memperjuangkan kesejahteraan wartawan, memperkuat advokasi kebebasan pers, serta meningkatkan kompetensi melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Tema ini juga diharapkan mengembalikan kepercayaan publik terhadap media dan mempertegas komitmen pada Kode Etik Jurnalistik.

Plt Ketua PWI Sulut Vanny Loupatty, yang akrab disapa Maemosa, menegaskan apresiasinya terhadap jalannya kongres. “Kongres PWI kali ini berjalan tanpa intervensi dari pihak mana pun. Ini momentum besar untuk meneguhkan integritas pers Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, pers berintegritas adalah jurnalis Pancasilais yang jujur, tangguh, dan bermartabat. “Meski sempat ada perbedaan, namun keajaiban kebersamaan membuat kita mampu mengambil keputusan bersama. Terima kasih kepada panitia, hormat kepada Bung Atal Depari, juga terkhusus Bung Zulmasyah Sekedang. Kita bungkus rapat paket Munir–Atal untuk pimpin PWI,” ujarnya.

Kongres PWI Pusat 2025 di Cikarang menjadi tonggak harapan baru bagi insan pers. Dari semangat Bangkit Bersatu, wartawan Indonesia bertekad menjaga persatuan, menolak intervensi, serta berdiri tegak sebagai pilar demokrasi yang berpihak pada kepentingan rakyat.

[**/ARP]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *