MANADO, PRONews5.com – “Pengucapan Syukur bukan sekadar tradisi. Ini adalah waktu untuk berhenti sejenak, menundukkan hati, dan mengingat betapa Tuhan sudah lebih dulu memberkati kita.” Kalimat penuh makna ini disampaikan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, kepada seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang merayakan Pengucapan Syukur, Minggu, 13 Juli 2025.
Dalam suasana yang hangat dan sarat sukacita iman, Gubernur Yulius mengajak masyarakat menjadikan momentum ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan sebagai pengakuan tulus atas kasih karunia Tuhan yang tak pernah putus.
“Di hari yang penuh berkat ini, saya mengajak kita semua memanjatkan syukur kepada Tuhan yang memperkenankan kita menikmati kasih dan pemeliharaan-Nya. Syukur itu seharusnya menjadi karakter hidup, bukan sekadar acara tahunan,” ujarnya tegas.
Gubernur mengingatkan bahwa berkat tidak selalu hadir dalam bentuk materi. Seringkali, ia menjelma dalam rupa yang lebih sederhana namun berharga: kesehatan, persatuan, ketenangan batin, dan lingkungan yang damai.
Karena itu, kata dia, Pengucapan Syukur mesti menjadi momentum pertobatan, perenungan spiritual, dan aktualisasi hidup untuk menjadi berkat bagi sesama.
“Kiranya rasa syukur ini senantiasa hidup dan bekerja dalam hati, serta mewujud dalam tindakan nyata: berbagi, peduli, dan menjadi saluran berkat bagi sesama ciptaan Tuhan,” tutur Gubernur yang dikenal dengan gaya kepemimpinan sejuk namun tegas ini.
Dalam pesan moralnya, Gubernur Yulius mengajak masyarakat menjaga ketertiban dan keamanan, baik dalam perayaan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menekankan pentingnya merawat nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan hidup rukun.
“Kita semua punya tanggung jawab moral untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Baku-baku bae, baku sayang. Mari kita ciptakan suasana yang kondusif dan damai,” imbaunya.
Ia juga menyampaikan peringatan tegas terhadap penyalahgunaan media sosial yang kerap memicu konflik karena penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.
“Jadilah warga digital yang bijak. Jangan percaya hoaks. Jangan biarkan perbedaan pandangan memecah kita. Torang samua basudara,” tegas Yulius.
Sebagai bentuk penguatan rohani, Gubernur mengutip ayat dari Mazmur 33:9-12, yang menyuarakan keyakinan dan pengharapan:
“Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada… Rencana TUHAN tetap selama-lamanya. Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah TUHAN.”
Baginya, ayat ini adalah pengingat bahwa bangsa yang hidup dalam takut akan Tuhan akan tetap diberkati, selama rakyatnya hidup dengan kejujuran, kasih, dan kerja keras.
Mengakhiri pernyataannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat secara pribadi dan mewakili seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH.
“Dalam semangat kasih, persaudaraan, dan syukur yang mendalam, saya, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menyampaikan ucapan selamat secara pribadi dan mewakili seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH.
Kiranya perayaan Pengucapan Syukur ini menjadi momentum untuk memuliakan Tuhan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian dan harapan baru bagi kita semua. Mari kita wujudkan rasa syukur ini dalam hidup yang rukun, aman, dan saling membangun— karena “Torang Samua Basudara.”
Tuhan memberkati Minsel!
Selamat bersyukur, baku-baku bae, baku-baku sayang.
[**/ARP]
