Ketum PWI Pusat Ajak Wartawan Menata Mental di Momentum Ramadan Saat Buka Puasa Bersama Pengurus

Ketum PWI Pusat Ajak Wartawan Menata Mental di Momentum Ramadan Saat Buka Puasa Bersama Pengurus

JAKARTA, PRONews5.com Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir mengajak para wartawan menata mental dan menjaga kejernihan berpikir dalam menjalankan profesi jurnalistik. Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan buka puasa bersama jajaran pengurus PWI Pusat yang digelar di Hall Dewan Pers, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Ramadan itu dihadiri sejumlah pengurus PWI Pusat, di antaranya Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang serta Kabag Mitra Biro Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pol Drs. Ahmad Mustofa Kamal, S.H. Selain buka puasa bersama, acara juga dirangkaikan dengan pembagian bingkisan kepada para pengurus sebagai bentuk kebersamaan di bulan suci.

Ketua Umum PWI Pusat bersama Sekretaris Jenderal PWI Pusat, jajaran pengurus, serta tamu undangan berfoto bersama usai kegiatan Buka Puasa Bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Hall Dewan Pers, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Dalam sambutannya, Akhmad Munir menekankan pentingnya kesehatan mental bagi wartawan, mengingat profesi ini berperan besar dalam membentuk opini publik melalui informasi yang disampaikan kepada masyarakat.

[bacajuga berdasarkan="tag" mulaipos="1" judul="Baca Juga: "]

Menurutnya, wartawan tidak hanya dituntut cepat dalam menyajikan berita, tetapi juga harus mampu menjaga integritas, objektivitas, serta kondisi mental yang sehat agar informasi yang diproduksi tetap berkualitas dan bertanggung jawab.

“Wartawan perlu menata mental agar dapat menulis dengan pikiran yang sehat dan bersih. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik sangat dipengaruhi oleh tingkat kesehatan mental masyarakat, termasuk orang yang memproduksi informasi itu sendiri,” ujar Munir.

Sementara itu, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komunikasi dan soliditas organisasi.

Menurutnya, kebersamaan antar pengurus menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program organisasi serta memperkuat peran PWI dalam membina profesionalisme wartawan di Indonesia.

“Buka puasa bersama ini bukan sekadar kegiatan silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi dan kebersamaan di lingkungan PWI Pusat,” kata Zulmansyah.

Dalam kesempatan yang sama, para pengurus juga mendapatkan tausiah Ramadan yang disampaikan oleh Ustaz Hasbullah. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga sikap hidup sederhana dan tidak bersikap berlebihan dalam menjalankan amanah.

“Jangan jadi serakah. Dalam kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas dan amanah, kita harus menjaga kejujuran, kesederhanaan, dan rasa syukur,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag Mitra Biro Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menegaskan pentingnya menjaga kemitraan yang konstruktif antara Polri dan insan pers.

Ia menilai pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat serta membantu menjaga stabilitas dan suasana kondusif di tengah masyarakat.

“Kami berharap hubungan kemitraan antara Polri dan insan pers, khususnya PWI, terus terjalin dengan baik. Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat serta menjaga suasana yang kondusif,” kata Mustofa Kamal.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan hingga waktu berbuka tiba, diikuti para pengurus PWI Pusat yang hadir. Momentum ini sekaligus menjadi ruang refleksi bagi insan pers untuk memperkuat integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab sosial dalam menjalankan fungsi jurnalistik di tengah dinamika informasi yang semakin cepat.

[**/ARP]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *